Kutipan

Dengan Ilmu Seseorang Bisa Mendapatkan Kedudukan Yang Tinggi Walaupun Ia Itu Rakyat Gembel, Akan Tetapi Sebaliknya, Kebodohan Itu Akan Merendahkan Derajat Seseorang Walaupun Dia Itu Keturunan Orang" Pandai.

Jumat, 05 Desember 2014

[HISTORY] Sebuah Kisah Tentang Kata “FINGERSTYLE”

13.28

Bismillah
Gambar
siaang,…
hyayaaaaaa sudah lama ga nulis artikel lagi nih bro karna sibuk kuliah XD... emm, artikel yang akan ane buat ini adalah salah satu HOBI ane nih gan nama nyaFINGERSTYLE,kalian pada tau ga apa sih itu FINGERSTYLE ? kalau yang hobi main gitar khususnya akustik pasti sudah pada ga asing lagi dengan Nama FINGERSTYLE.
Ane pikir mecintai musik , khusus nya fingerstyle . Sedikit nya kita perlu mengetahui sejarahnya juga , dan tidak ada salahnya untuk menambah wawasan dalam bermusik. dan artikel yang ane buat ini bersumber dari berbagai blog yang ane baca.
Ok Artikel Kali Ini adalah  [HISTORY] Sebuah Kisah Tentang Kata “FINGERSTYLE”.
DEFINISI FINGERSTYLE
“Fingerstyle” berasal dari kata Fingerpicking – Style , yang secara harfiah dapat di definisikan sebagai suatu tehnik gitar dimana senar di petik oleh ujung jari , kuku , atau pick yang di pasang di jari (fingerpick/thumbpick). berbeda dengan dengan tehnikflatpicking ( memetik not-not individual dengan flatpick , atau yang pada umumnya orang indonesia ketahui sebagai “pick” )
Melihat pada sejarah perkembangan instrumen Gitar , kita coba berkunjung ke sekitar abad – 18 dimana pada saat itu banyak Komposer-komposer era Klasik yang memainkan komposisi musiknya dengan instrumen Gitar . Seperti Franz SchubertFernando Carulli,Fernando Sor, dan Matteo Carcassi . Orang-orang tersebut telah banyak menulis karya-karya sebagai acuan pola dalam melatih petikan jari-jari tangan kanan ( tangan kiri bila anda kidal ) , kita mengenal pola-pola tersebut sebagai sebuah pola Arpeggio . Arpeggioadalah sebuah rangkaian nada yang membentuk chord yang di mainkan secara individual tiap nada nya, yang sering di sebut sebagai perpecahan chord oleh masyarakat umum. Pola – pola Arpeggio yang di buat pada era klasik itu , akhirnya bekembang menjadi basis dari tehnik Fingerpicking di dalam musik Folks ( musik rakyat ) di Eropa.
Dalam perkembangannya , istilah “Fingerstyle” mulai menuai kontroversi . Ada beberapa yang menyebut nya sebagai sebuah Tehnik , ada pula yang menyebut nya sebagai Genre Musik , dan ada juga yang menyebutnya sebagai sebuah Style dalam bermain gitar. Melupakan perbedaan pendapat tersebut sebuah asosiasi fingerstyle di Toronto (Canada) tempat dimana musik folks bluegrass berkembang, menyatakan sebuah pendapat secara tehnis bahwa “Fingerstyle” adalah ketika bagian-bagian tangan (temasuk jari) dapat bermain sebagai suatu unit individual saat memetik not dan “Fingerstyle” memungkinkan seorang gitaris memainkan beberapa macam elemen musik secara bersamaan dalam permainannya.
Berbagai sejarah terjadi dalam dunia petik-memetik instrumen berdawai , namun apa yang bisa kita simpulkan dari apa yang terlihat sekarang . “Fingerstyle” membuat sebuah permainan gitar menjadi layaknya sebuah miniatur Group Band , di mana secara normal bagian-bagian dari aransemen ataupun komposisi lagu fingerstyle di mainkan oleh beberapa orang di dalam sebuah band. Bass, Rhytm , Melodi , dan Perkusi dapat di mainkan secara bersamaan saat bermain “Fingerstyle” .
TENTANG JENIS – JENIS FINGERSTYLE DAN PENGEMBANGANNYA
Berbagai macam sejarah terjadi di dalam dunia gitar dalam jalur yang berbeda , khususnya pada “Fingerstyle” berikut adalah beberapa tentang jenis-jenis nya berdasarkan jenis senar, cara memetik , secara tehnis permainan , bentuk komposisi , maupun warna genre musiknya :
I. STEEL STRING ACOUSTIC GUITARS
Finger picking

Finger picking , ( di kenal juga sebagai thumbpicking , alternating bass, atau patternpicking ) umumnya di gunakan dalam memainkan beberapa genre spesifik dari musik Folks,Country-Jazz , dan/atau Blues . Dalam tehnik ini jempol jari kanan ( kiri jika anda kidal ) mengambil peran dalam membunyikan sebuah rhytm secara kontinu (biasanya memainkan pola Altenating Bass) , di 3 senar teratas ( 4, 5 & 6 ) bersamaan dengan itu jari telunjuk dan tengah memainkan melodi atau isian lain di 3 senar terbawah ( 1,2 & 3 ) .
Tehnik ini populer akhir abad ke- 18 sampai awal abad ke- 19 , saat itu gitaris-gitaris blues African American mencoba mengadaptasi pola permainan Piano pada musik-musik bergenre Ragtime yang sedang populer saat itu, kedalam permainan gitar . Jari jempol sebagai tangan kiri seorang pianis (memainkan part bassline) dan jari lainnya sebagai tangan kanan seorang pianis (memainkan iringan atau melodi ) . Beberapa gitaris blues saat itu juga ada yang menambahkan tehnik permainan dengan menggunakan “Slide”seperti Blind Willie Johnson dan Tampa Red .
Beberapa gitaris yang saat itu mempopulerkan tehnik ini antara lain Blind BlakeBig Bill BroonzyMemphis Minnie dan Mississippi John Hurt . Dan secara cepat di adaptasi dalam genre musik Country & Western oleh Sam McGeeIke Everly ( Ayah dari Everly Bersaudara ), Merle Travis dan “Thumbs” Carllile . Setelah itu Chet Atkins pun mulai mengadaptasi style ini juga .Kebanyakan fingerpicker menggunakan Gitar Akustik , namun beberapa terinfluence oleh Merle Travis yang bermain dengan Gitar Elektrik Hollow-Body .
Travis picking

sebuah pengembangan dari tehnik Finger picking oleh Merle Travis , dimana pola-polaarpeggio yang di ciptakan oleh Travis lebih rumit di banding kan pola tehnik Finger picking yang lebih sederhana dan mudah di mainkan. Tehnik ini di populerkan oleh Chet AtkinsMarcel Dadi dan Tommy Emmanuel
Esensi dari tehnik ini adalah pola arpeggio yang tersingkopasi . Istilah singkop dapat di definisikan sebagai not yang di bunyikan di luar beat. Travis picking memadukan bass- line yang selalu on beat/downbeat dengan rythm yang sesekali off beat/upbeat
- American primitive guitar
mserupakan sebuah subset dari Fingerstyle yang berakarakteristik dengan adanya penggunaan elemen-elemen dari musik Folks , penggunaan alternating bass dengan polaostinato ( pola berulang ) , dan alternatif tuning (scordatura) seperti open D, open G, drop D dan open C. Terlahir dari permainan seorang artis recording di tahun ’50 – ’60 , John Fahey .
Ragtime guitar
seperti yang telah saya ceritakan sebelumnya di atas, Finger picking terinspirasi oleh permainan piano Ragtime . Pada tahun 1960 , generasi muda gitaris saat itu mulai kembali kedasar awal mula Finger picking yang terpengaruh oleh Ragtime , dan memulai mentranskrip tune-tune piano untuk di mainkan di gitar . Salah 1 master ternama di bidang ini saat itu adalah Blind Blake .
“New Age” Fingerstyle
Pada tahun 1976 ,  William Ackerman mendirikan Windham Hill Records dan melestarikan komposisi original dari tradisi Takoma dalam permainan solo Steel String Acoustic Guitar. Terlahir dari tempat ini orang-orang yang bermain Finger picking yang berorientasi dasar pada permainan musik-musik Folks dan Blues , namun mereka mulai meninggalkan permainan alternating-bass yang pola nya berulang atau monoton dan menambahkan beberapa unsur perkusi dari permainan gitar flamenco. Jenis fingerstyle ini di namai “New Age” , karena pada saat itu musik-musik recordingnya banyak di gunakan sebagai musik latar di berbagai toko buku dan atau bisnis era “New Age” lainnya.
Folk Baroque
Suatu gaya permainan istimewa yang terlahir di Britania(Inggris) pada awal tahun 1960 , yang mengkombinasi permainan American’s Folk , jazz , dan ragtime dengan unsur dari musik tradisional British . Open D suspended 4 tuning ( D A D G A D ) cukup populer pada era gaya ini , beberapa artis ternama dari gaya ini antara lain Davy Graham , Martin Carthy , Bert Jansch dan John Renbourn . Gaya ini juga di di pengaruhi oleh tehnikTravis picking namun lebih terfokus pada permainan melodi nya . Gaya ini juga di populerkan oleh Richard Thompson dengan menggunakan gitar elektrik dan tehnik hybrid picking (penggabungan flat picking dengan finger picking ).
Slack-key Guitar
Terlahir di Hawaii , secara harfiah Slack-key berarti mengendurkan tuning . Slack-keyhampir selalu di mainkan di open tuning . Open tuning yang paling umum di gunakan adalah G-major (DGDGBD) , yang mana di daerah sana di sebut sebagai “taropatch” , dan ada lagi beberapa tuning major-seventh yang di sebut sebagai “wahine” (bahasa hawaii untuk “wanita”) , yang mana tuning-tuning tersebut di desain untuk menciptakan efek-efek tertentu pada karya lagu nya .
Seperti musik-musik Folks-Fingerstyle lainnya , Slack-key memainkan pola alternating-bass dengan jempol , dan jari lainnya memainkan melodi atau rhytm di senar 3 senar high (terbawah) . Repertoar lagu-lagu slack-key adalah lagu-lagu tradisi hawaii yang di gunakan dalam tarian atau nyanyian adat . Namun seiring perkembangannya , pada tahun 1946 Slack-key mulai memasukan unsur-unsur kontemporer bernuansa New Age.
Percussive Fingerstyle

a.k.a Percussive Picking , sebuah tehnik dimana saat bersamaan senar di bunyikan dan bagian top-body gitar di pukul untuk menghasilkan efek perkusi . Gitaris-gitaris flamenco telah bertahun-tahun menggunakan tehnik ini di gitar Nylon String , tidak kalah di Steel String membuktikan eksistensi dirinya dengan mengadopsi tehnik ini bersamaan saatPickup mulai merambah dunia gitar akustik pada tahun 1970. Michael Hedges memulai menggunakan tehnik ini dalam komposisinya pada sekitar tahun 1980.
Michael Hedges mempunyai pengaruh yang sangat besar terhadap permainan gitaris-gitaris Fingerstyle saat ini seperti Tommy Emmanuel, Kaki King, Justin King, Erik Mongrain, Thomas Leeb, Eric Roche, Don Ross, Andy McKee, Antoine Dufour , Petteri Sariola dan masih banyak lagi .
II. NYLON STRING
- Classical Guitar Fingerstyle

Keutamaan dari Classical Guitar Fingerstyle adalah ia telah berevolusi menjadi suatu permainan solo dari harmoni dan nada polyphonic dengan banyak cara sebanyak yang dapat di lakukan di piano. Berbeda dengan fingerpicking steel string yang tercipta di era nya , Gaya ini menggunakan keseluruhan jari , jempol (pulgar) , telunjuk (index) , jari tengah (middle) , jari manis ( anular ) untuk memetik . Chord biasanya hanya di gunakan sebagai pressing atau penekanan dalam sebuah komposisi atau aransemen di dalam gaya ini . Gitar Klasik unggul dalam hal penekanan dan atau dinamika permainan, mempunyai kontrol yang tinggi terhadap texture/tone color , volume , dan karaktertimbre dari gitar . Open tuning hampir tidak pernah di gunakan di dalam gaya ini , pengecualian untuk tuning Drop D.
Flamenco Guitar Fingerstyle
Tehnik dalam flamenco mempunyai kaitan erat dengan tehnik Gitar Klasik , namun lebih menekankan permainan rhytmic dan volume , dan kurang memikirkan kontras dinamikadan produksi tone . beberapa tehnik yang di spesialisasi dalam gaya ini adalah Picado , Rasgueado , Alzapua dan Tremolo.
III. ELECTRIC GUITAR
Fingerstyle Jazz Guitar
saat seseorang Gitaris Jazz bermain solo (tidak bersama band) , biasa nya permainan yang di mainkan adalah Chord-Melody Style, yaitu dimana gitaris memainkan beberapa serichord lalu menyelipkan line-line melodi di dalamnya. Gaya ini dapat dilakukan denganfingerpicking , flatpicking atau ke 2 nya (hybdrid picking).Fingerstyle Jazz yang sejati (bukan flatpicking) di populerkan oleh Eddie Lang (1902-1933) dan Carl Kress (1907-1965). Salah instruktur gitar Wes Montgomery (1925-1968) , mempopulerkan gayawalking bass dalam permainan Fingerstyle Jazz .Pada era modern jaman sekarang mulai berekembang dengan penggabungan elemen polyphonic gitar klasik di dalamnya , beberapa gitaris yang mengembangkannya antara lain Martin Taylor dan Jeff Linsky.
IV. LAIN-LAIN
Slide Guitarmenggunakan sebuah alat bernama Slide atau Bottle Neck yang di gunakan untuk variasi dalam memainkan pitch nada tanpa mengurangi waktu getaran (sustain) dari senar . Tehnik ini biasa di gunakan di Steel String Acoustic Guitar , Body Neck Guitar,atau Steel Guitar ( Gitar Baja ) dalam posisi konvesional ataupun posisi Lap (pangkuan)
V. FINGERSTYLE SAAT INI
Berbagai macam gaya permainan telah tercipta dan berkembang sepanjang sejarah . Adaptasi-adaptasi tehnik dan eksperimen baru pun bermunculan saat ini.
Nail Attack
tehnik menyentil senar menggunakan bagian tengah dari kuku jari , nail attack berperan sebagai ritmis atau ritmis dan melodis secara bersamaan . Di populerkan oleh Kotaro Oshio
- Dynamic Tuning / Fly Tuning ?
belum di temukan kata yang tepat dalam repertoar sejarah fingerstyle dalam hal ini .Dynamic berarti dinamis . Beberapa gitaris seperti Jon Gomm ( dalam komposisi Passion Flower ) dan Trevor Gordon Hall ( dalam komposisi Outside the Lines ) memainkantuning machine gitarnya untuk merubah pitch nada yang di hasilkan saat memetik senar tanpa mengubah waktu getar (sustain) senar nya , beberapa forum menyebutnya sebagaiFly Tuning , konsep yang serupa yang di temukan di gaya slide guitar .Beberapa gitaris lainnya bereksperimen dengan pengubahan posisi capo (umumnya menggunakan slide capo) pada gitar di dalam komposisi untuk menghasilkan efek nuansa tertentu .
- Slam
Salah 1 Pengembangan gaya Percussive Fingerstyle dari Michael Hedges yang di populerkan oleh Petteri Sariola melalui sebuah komposisi berjudul “Prime“, dimana menjadikan permainan gitar menjadi seakan sebuah permainan 1 Band Modern dimana ada unsur Bass , Simulasi Drum , Rhytm yang Kompleks dan penyelipan melodi line gitar di dalamnya . Musik yang di mainkan menjadi terdengar lebih nyata sebagai permainan band ketika unsur-unsur permainan tiap elemen tersebut di masukan ke dalam komposisi musik . Seperti tehnik Slap Bass dan Rolling Snare/Hi-hat (drum) .
Simulasi instrumen drum dimana Pete membagi menjadi 3 bagian unsur utama yaitu Snare , Hi-hat, dan Bass Drum yang secara bersamaan dapat di lakukan dengan tehnik slap .
Lap Tapping
di populerkan oleh Erik Mongrain melalui komposisi “Air Tap” . Sebuah gaya dimana gitar di posisikan dalam posisi tertidur di pangkuan gitaris , dan kental dengan tehnik tappingdan left hand tapping di dalamnya . Yang spesial dari tehnik ini adalah sebuah tehnikslap harmonic menggunakan sisi samping ujung jari telunjuk dengan posisi jari 45 derajat terhadap fretboard gitar saat jari menyentuh senar . Sebuah textur baru dalam tehnik harmonic.
Solid Body Electric Guitar
 sangat jarang di temukan permainan gitar pada Solid Body Electric Guitar yang menggunakan tehnik fingerstyle .Beberapa gitaris ada yang menggunakannya seperti Mark KnopflerJeff Beck (setelah bertahun-tahun bermain flatpicking), Duane Allman (Ketika bermain dengan slide guitar), Robbie KriegerLindsey Buckingham, Albert King,Albert CollinsJohn Lee Hooker dan Ry Cooder.
Namun pada tahun-tahun ini mulai muncul seorang Gitaris muda Angela Tapias , yang menggabungkan tehnik tapping/left hand tapping dan slap dalam memainkan Solid Body Electric Guitar.
Penggabungan Instrumen lain Dengan Gitar.
beberapa gitaris fingerstyle menggunakan penggabungan instrumen lain pada gitarnya . Seperti adapatasi yang di lakukan pada Harp Guitar , yang mencoba menggabungkanHarpa dan Gitar menjadi 1 buah instrumen . dan Ada juga yang menggabungkan alat musik tradisional Afrika , Kalimba di gitarnya , seperti Trevor Gordon Hall dalam komposisi “Kalimbatar
Sekian artikel yang dapat ane tulis dan sampaikan untuk kali ini, mudah-mudahan bermanfaat bagi yang membacanya dengan seksama XD 
Sumber

Written by

Mudah-mudahan para pembaca dapat memahami artikel yang telah dibuat di blog ini. Terimakasih. :)

0 komentar:

Poskan Komentar

Pengunjung yang baik selalu memberikan komentar yang baik pula dan sopan.
Apabila anda memberikan komentar rusuh itu tandanya anda tidak berpendidikan.

 

© 2013 My World. All rights resevered. Designed by Me

Back To Top